Jadwal Kejuaraan Dunia MLBB 2026, Simak Format Pertandingan dan Daftar Tim Esports

M7 World Championship atau yang lebih dikenal dengan M7 akan kembali digelar pada awal tahun 2026. Turnamen bergengsi untuk Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini akan mempertemukan sejumlah tim esports terbaik di dunia yang berlomba-lomba merebut gelar juara dunia.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat, akan ada 16 tim MLBB yang siap bertanding di arena utama. Jakarta berkesempatan menjadi tuan rumah dan akan menjadi sorotan dunia dari tanggal 10 hingga 17 Januari 2026 mendatang.

Indonesia akan diwakili oleh dua tim terkuat, yakni Onic dan Alter Ego, yang telah menunjukkan performa luar biasa di MPL ID S16. Kedua tim ini tidak hanya berambisi meraih trofi, tetapi juga menginginkan hadiah uang yang cukup besar.

Selama sepekan kompetisi berlangsung, 16 tim akan berjuang tidak hanya untuk meraih gelar, tetapi juga untuk mendapatkan total hadiah mencapai USD 1 juta, setara dengan sekitar Rp 16,7 miliar. Ini menjadi kesempatan emas bagi tim-tim tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di pentas dunia.

Kepercayaan Jakarta sebagai tuan rumah M7 merupakan kali kedua setelah sebelumnya sukses menggelar M4 World Championship pada tahun 2023. Tentu saja, hal ini menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam ekosistem esports di Indonesia.

Format kompetisi M7 akan dimulai dengan Wild Card Stage, diikuti oleh Swiss Stage, hingga akhirnya memasuki fase Knockout Stage. Setiap tahap dalam kompetisi ini membawa tantangan tersendiri bagi tim-tim yang bersaing, menjadikan pertandingan semakin menarik bagi para penggemar.

Berikut adalah jadwal lengkap M7 World Championship berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya.

Jadwal M7 World Championship yang Wajib Diketahui oleh Penggemar Esports

Pada tanggal 10 Januari 2026, kompetisi akan dimulai dengan Swiss Stage. Ini adalah fase yang sangat ditunggu-tunggu oleh tim dan penggemar.

Salah satu pertandingan yang sangat dinanti adalah antara Onic dari Indonesia melawan tim yang belum ditentukan, yang dijadwalkan mulai pukul 15:00 WIB. Pertandingan ini akan menjadi pembuka yang menarik untuk kompetisi.

Tidak kalah seru, Black Sentence Esports dari Latam akan berhadapan dengan CFU dari Kamboja pada pukul 16:00 WIB. Pertandingan ini diharapkan menjadi duel menarik karena kedua tim memiliki strategi yang unik.

Pada pukul 17:00 WIB, Yangon Galacticos (Myanmar) akan berhadapan dengan tim lain yang masih TBD. Pertandingan ini diharapkan menghasilkan kejutan bagi penonton.

Di tahap akhir hari itu, pertandingan penting lainnya akan berlangsung antara DianFengYaoGuai dari China dan Team Falcons dari Turkiye serta Evil dari Singapura yang akan menjajal Team Spirit dari Rusia.

Pertandingan Lanjutan di Swiss Stage yang Menjanjikan Aksi Seru

Hari yang sama juga akan menyuguhkan pertandingan seru lainnya. Slangor Red Giants dari Malaysia akan bertanding melawan CG Esports, yang juga berasal dari Malaysia, pada pukul 20:00 WIB.

Mengisi slot terakhir di hari pertama kompetisi, Alter Ego dari Indonesia akan menghadapi Aurora Gaming dari Turkiye pada pukul 22:00 WIB. Pertandingan ini menjadi penutup yang layak menantikan aksi kedua tim.

Setiap pertandingan di Swiss Stage memiliki arti penting untuk menentukan posisi tim dalam kompetisi. Strategi dan persiapan yang matang akan menjadi kunci utama bagi setiap tim untuk meraih hasil maksimal.

Penggemar dari berbagai negara tentunya tidak sabar menyaksikan aksi tim-tim favorit mereka di M7 World Championship. Dukungan yang kuat dan atmosfer kompetisi yang tinggi akan menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.

Setelah fase Swiss, kompetisi akan berlanjut ke tahap Knockout yang menjadi arena penentu siapa yang akan melaju ke babak berikutnya. Semua tim akan berjuang keras untuk mencapai ambisi menjadi juara dunia.

Perkembangan Esports di Indonesia dan Pentingnya M7 World Championship

Kompetisi M7 World Championship tidak hanya soal trofi, tetapi juga merupakan indikator kemajuan esports di tanah air. Jakarta sebagai tuan rumah turut berkontribusi dalam mempromosikan industri ini di tingkat global.

Kepercayaan untuk menyelenggarakan ajang bergengsi menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam dunia esports. Kesempatan ini patut disambut positif dan dimanfaatkan dengan baik oleh semua pihak terkait.

Tim-tim Indonesia, terutama Onic dan Alter Ego, memiliki tanggung jawab besar untuk menunjukkan bahwa mereka layak berkompetisi di level global. Hal ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih serius menekuni bidang esports.

Peningkatan minat masyarakat terhadap esports juga mendorong berbagai pihak untuk berinvestasi di sektor ini. Sponsorship dan dukungan dari berbagai perusahaan akan semakin memperkuat ekosistem esports di Indonesia.

Dengan berbagai kemajuan ini, diharapkan M7 World Championship akan mewakili puncak dari upaya bersama dalam mengembangkan industri esports, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan Asia Tenggara dan dunia.

Related posts